TANGGUNG JAWAB SERTA PENGABDIAN

Di seleksi dengan waktu yang begitu lama
Di uji dengan cara yang berbeda – beda
Di musyawarahkan dengan banyak perhitungannya
Waktu satu bulan adalah untuk pengumpulan masa

Di voting oleh banyaknya suara
Hingga saatnya tiba,,, untuk pemungutan suara
Siapa yang akan menjadi nahkoda selanjutnya
Memimpin organisasi pondok pesantren asshiddiqiyah dua

Setelah melalui proses yang begitu panjangnya
Waktu yang sekian lamanya
Akhirnya terpilih juga ketua organisasinya
Yang dengan keikhalasan hatinya

Dia siap bertanggung jawab atas apa yang diamanahkan kepadanya
Tangis bahagia dirasakan oleh setiap anggotanya
Karena dia bukan hanya memegang satu jabatan saja
Saat itu ketua memegang dua jabatan sekaligus pada masanya

Sampailah pada hari pelantikannya
Berkumpul dan berbaris dengan rapihnya
Di sumpah atas nama Al – Qur’an pada hari itu juga
Di depan santri yang akan dipimpinnya

Membuka organisasinya dengan penuh do’a
Tangis pilu dirasakan oleh sang nahkoda
Karena sadar begitu beratnya
Amanah yang akan diembannya

Rapat pertama  bersama anggotanya
Memohon doa restu dan bantuan dalam menjalankannya
Karena kekompakan sangat di perlukan untuk menjalankannya
Untuk bisa menunjukkan totalitas pengabdian atas pondoknya

Diabdikan badan serta fikiran untuk podoknya
Dengan penuh keikhalasan dan kesabaran yang menjadi caranya
Bersujud di tengah malam untuk meminta ridho-NYA
Memohon petunjuk untuk bisa menjalankannya

Satu tahun sudah berjalan periodenya
Banyak pengakuan serta kesan atas kebijakannya
Ucapan terima kasih, banyak terlontar atas pengabdiannya
Karena totalitas tanpa batas pada masa kepemimpinannya





Komentar